14 Juli 2026
Selamat Datang di Website Desa Pranggong
Website ini dikembangkan untuk memudahkan warga dan masyarakat umum mengakses informasi seputar Desa Pranggong.
Kabar Desa
Pengumuman resmi, berita kegiatan, dan laporan Program KKN Desa Pranggong dalam satu kanal. Saring berdasarkan kategori di bawah.
12 Agustus 2026
Sebagai bagian dari program kerja KKN, saya (Lalu Gilang Wirapati / 24060123140162) membangun sistem dashboard admin untuk Website Desa Pranggong guna mempermudah perangkat desa dalam mengelola konten website secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui dashboard ini, perangkat desa dapat memperbarui informasi, berita, data kependudukan, hingga profil desa tanpa perlu bergantung pada pihak ketiga atau memiliki keahlian teknis pemrograman. Website ini dibangun menggunakan teknologi modern, yaitu Next.js dan React untuk sisi antarmuka (frontend) yang cepat dan responsif, serta Tailwind CSS untuk tampilan yang bersih dan mudah diakses dari berbagai perangkat. Untuk pengelolaan data, kami menggunakan PostgreSQL yang di-hosting melalui Neon, sehingga data desa tersimpan aman dan dapat diakses secara real-time. Website kemudian di-deploy melalui Vercel, memungkinkan proses pembaruan berjalan cepat dan minim gangguan. Dengan adanya dashboard admin ini, diharapkan Website Desa Pranggong dapat terus diperbarui dan dikelola secara mandiri oleh perangkat desa, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat maupun pihak luar tetap relevan dan mudah diakses kapan saja.
12 Agustus 2026
“Pendamping Budidaya Tanaman Pertanian dengan Membantu Kegiatan Petani di Lahan Sawah” Program Sosial Masyarakat (Sosmas) yang dilaksanakan oleh Hani Eka Nurhalisa dari Program Studi Agribisnis bertujuan untuk membantu dan mendampingi petani dalam pelaksanaan kegiatan budidaya tanaman pertanian di lahan, sekaligus memberikan pengalaman secara langsung mengenai aktivitas dan proses budidaya tanaman yang dilakukan oleh petani di Desa Pranggong. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengikuti aktivitas petani secara langsung di lahan sawah yang berlokasi di Dukuh Pranggong, Dukuh Gemulung, dan Dukuh Jenggotan. Pelaksanaan kegiatan menyesuaikan dengan jadwal dan kebutuhan petani, sehingga bantuan yang diberikan dapat mendukung pekerjaan petani tanpa mengganggu aktivitas budidaya yang telah berjalan. Berbagai macam kegiatan yang dilakukan diantaranya membantu memberikan pupuk pada tanaman jagung yang berlokasi di lahan sawah Dukuh Pranggong, membantu proses panen tanaman singkong di lahan sawah Dukuh Jenggotan, membantu penyiraman air pada tanaman kacang tanah dan tanaman jagung di lahan sawah Dukuh Gemulung, serta melakukan penyiangan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman jagung. Seluruh kegiatan dilakukan berdasarkan arahan dan budaya kerja petani di lahan. Dalam pelaksanaannya, aspek ketepatan dan keamanan kerja menjadi perhatian selama kegiatan berlangsung. Setiap aktivitas dilakukan sesuai arahan petani serta memperhatikan kondisi lahan dan tanaman agar kegiatan berjalan dengan baik. Melalui kegiatan ini, diharapkan program Sosial Kemasyarakatan ini tidak hanya memberikan bantuan secara langsung kepada petani dalam menyelesaikan pekerjaan di lahan, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata dalam kegiatan budidaya pertanian. Kegiatan ini menjadi bentuk keterlibatan mahasiswa dalam mendukung aktivitas pertanian masyarakat di Desa Pranggong serta mempererat interaksi antara mahasiswa KKN dengan masyarakat, khususnya para petani.
12 Agustus 2026
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu bagian penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Di Desa Pranggong, terdapat berbagai pelaku UMKM yang menjalankan usaha untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Namun, dalam menjalankan usahanya, masih diperlukan pemahaman yang lebih baik mengenai pencatatan keuangan dan kewajiban perpajakan. Melihat kondisi tersebut, Rifa Haninda mahasiswa KKN dari Program Studi Akuntansi Perpajakan Universitas Diponegoro melalui program kerja bidang Sosial Masyarakat (Sosmas) melaksanakan edukasi perpajakan bagi pelaku UMKM di Desa Pranggong. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai perpajakan, mulai dari dasar-dasar pajak hingga cara menghitung pajak secara sederhana. Kegiatan diawali dengan pendataan UMKM yang terdapat di Desa Pranggong. Pendataan dilakukan untuk mengetahui jenis usaha yang dijalankan serta menentukan pelaku UMKM yang menjadi sasaran kegiatan. Setelah itu, mahasiswa melakukan wawancara secara langsung dengan pelaku UMKM untuk mengetahui kondisi usaha, seperti kegiatan usaha, omzet, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, serta pemahaman mengenai perpajakan. Hasil pendataan dan wawancara kemudian menjadi dasar bagi mahasiswa dalam menyusun materi edukasi. Materi disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pelaku UMKM sehingga dapat disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Pada tahap pelaksanaan, mahasiswa memberikan edukasi mengenai perpajakan bagi UMKM. Materi dimulai dari pengertian pajak dan pajak UMKM, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai subjek pajak, tarif pajak, serta kewajiban perpajakan yang perlu dipenuhi oleh pelaku UMKM. Mahasiswa juga menjelaskan manfaat memenuhi kewajiban perpajakan bagi pelaku usaha maupun masyarakat secara umum. Agar materi lebih mudah dipahami, edukasi dilanjutkan dengan praktik menghitung pajak UMKM menggunakan contoh omzet usaha. Pelaku UMKM diajak memahami tahapan perhitungan pajak serta pentingnya mencatat omzet secara rutin sebagai dasar dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Pelaku UMKM diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan kendala yang mereka hadapi, baik mengenai perpajakan maupun pencatatan keuangan usaha. Melalui sesi ini, mahasiswa dapat memberikan penjelasan yang lebih sesuai dengan kondisi masing-masing usaha. Edukasi perpajakan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam memberikan pengetahuan yang aplikatif kepada masyarakat. Dengan meningkatnya pemahaman mengenai perpajakan dan pencatatan keuangan, pelaku UMKM di Desa Pranggong diharapkan dapat mengelola usahanya dengan lebih tertib dan terarah.
11 Agustus 2026
Program sosial masyarakat (sosmas) yang dilaksanakan oleh Puput Nana Median (NIM 22020123140178) dari Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Diponegoro ini bertujuan untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui pendampingan kegiatan Posyandu di Desa Pranggong. Kegiatan ini dilaksanakan bersama kader Posyandu dan tenaga kesehatan setempat pada beberapa titik Posyandu yang tersebar di Desa Pranggong, meliputi Dukuh Pranggong, Gemulung, Jenggotan, Beran, Miri Bosok, Ngrawang, dan Tempuran. Dalam pelaksanaannya, tim membantu proses registrasi peserta, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar lengan atas (LILA), serta pencatatan hasil pemeriksaan pada buku maupun sistem pencatatan Posyandu. Selain itu, tim turut mendampingi kader dalam pemantauan tumbuh kembang balita dan pemeriksaan kesehatan dasar bagi lansia, seperti pengukuran tekanan darah, pemeriksaan glukosa dan edukasi kesehatan sesuai kebutuhan peserta. Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga berperan dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya pemantauan kesehatan secara rutin, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemenuhan gizi seimbang, serta pencegahan penyakit tidak menular. Pendampingan Posyandu ini diharapkan dapat membantu kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat, meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya deteksi dini masalah kesehatan, serta mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Desa Pranggong secara berkelanjutan.
11 Agustus 2026
Program sosial masyarakat (sosmas) yang dilaksanakan oleh Alesha Rayya Tabhina (NIM 12030123120054) dari Program Studi Akuntansi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM Desa Pranggong mengenai pentingnya manajemen risiko dalam menjalankan dan mengembangkan usaha. Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pemberian edukasi mengenai konsep dasar manajemen risiko, jenis-jenis risiko yang dapat dihadapi pelaku usaha, serta pentingnya mengenali risiko sejak dini. Sebagai media pendukung, pelaku UMKM diberikan pamflet edukasi mengenai Manajemen Risiko Usaha Mikro Kecil Menengah yang memuat informasi terkait pengertian manajemen risiko, berbagai sumber risiko usaha seperti kondisi pasar, persaingan usaha, keuangan, pelanggan, sumber daya manusia, produksi, serta perubahan cuaca atau lingkungan. Selain memberikan pemahaman mengenai jenis risiko, kegiatan juga dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai langkah sederhana dalam manajemen risiko, yaitu mengenali risiko, menilai tingkat kemungkinan dan dampaknya, menentukan prioritas risiko, serta menyusun tindakan lanjutan untuk mengantisipasi risiko tersebut. Pelaku UMKM kemudian didampingi untuk mengidentifikasi berbagai potensi risiko yang terdapat dalam kegiatan usahanya dan menuangkannya ke dalam matriks risiko berdasarkan tingkat kemungkinan terjadi dan besarnya dampak yang ditimbulkan. Melalui pemetaan tersebut, pelaku usaha dapat mengetahui risiko mana yang perlu menjadi prioritas dan menentukan langkah pencegahan yang sesuai. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM Desa Pranggong dalam mengambil keputusan usaha dengan lebih terarah, mengurangi potensi kerugian yang tidak perlu, serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan dalam menjalankan usaha.
10 Agustus 2026
Program sosial kemasyarakatan (sosmas) yang dilaksanakan Oleh: Handhika Mahdha Kusuma (NIM:13020223140112) dari Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan budaya Jepang kepada siswa SDN Tempuran dan SDN Pranggong melalui seni origami. Dalam pelaksanaannya, tim berperan sebagai pembimbing yang memberikan pengenalan mengenai origami sebagai salah satu bentuk seni dan budaya Jepang, kemudian mendampingi siswa dalam mempraktikkan teknik melipat kertas secara bertahap. Kegiatan ini melibatkan siswa secara langsung melalui proses pengenalan, pemberian contoh, hingga praktik pembuatan origami. Selain memperluas wawasan siswa mengenai budaya Jepang, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, ketelitian, kesabaran, keterampilan motorik, serta kemampuan siswa dalam mengikuti instruksi. Dengan demikian, pengenalan budaya Jepang dapat dilakukan melalui kegiatan yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan.
10 Agustus 2026
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Sosial Kemasyarakatan Kelompok (Soshum) dengan tema “Sosialisasi Anti Bullying untuk Menciptakan Sekolah yang Aman untuk Anak”, yang dilaksanakan oleh Hiroshi Rafael Silalahi (NIM 11000123140695), mahasiswa Fakultas Hukum, sebagai penanggung jawab kegiatan. Perundungan atau bullying adalah tindakan sengaja untuk menyakiti, menindas, atau merendahkan orang lain. Tindakan ini dilakukan secara berulang oleh pihak yang merasa lebih kuat atau berkuasa, sehingga korban merasa tertekan, tak berdaya, dan tidak nyaman. Jenis-Jenis Perundungan - Fisik: Memukul, menendang, atau mendorong korban. - Verbal: Mengejek, menghina, atau mengancam. - Sosial/Relasional: Mengucilkan, menyebarkan gosip, atau mengabaikan seseorang. - Siber (Cyberbullying): Menyerang atau meneror korban lewat media sosial atau internet. Kegiatan diawali dengan penyusunan materi edukasi mengenai pengertian dan dampak-dampak bullying, baik bagi korban maupun pelaku, di lingkungan sekolah. Selanjutnya, dilaksanakan sosialisasi kepada siswa sekolah dasar yang bertujuan memberikan pemahaman mengenai cara mengenali tindakan bullying serta pentingnya sikap saling menghargai antar teman. Dalam pelaksanaannya, turut diadakan simulasi kasus guna melatih siswa mengenali dan merespons situasi bullying secara tepat. Sebagai bentuk tindak lanjut, kegiatan ini juga menghasilkan rekomendasi kepada pihak sekolah untuk membangun lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari siswa serta pihak sekolah, sehingga tujuan kegiatan dalam meningkatkan kesadaran dan pencegahan bullying di lingkungan sekolah dapat tercapai.
10 Agustus 2026
Program sosial kemasyarakat (sosmas) yang dilaksanakan oleh Bernadus Endra Tri Rahardjo (NIM 21050123140123) dari Program Studi Teknik Mesin ini bertujuan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa melalui pendampingan pelayanan dan pemeliharaan instrumen medis. Dalam pelaksanaannya, tim turun langsung untuk membantu kader Posyandu, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan pengukuran kesehatan dasar masyarakat, khususnya penimbangan dan pengukuran balita selama jadwal Posyandu berlangsung. Selain memberikan pendampingan, tim juga berfokus pada pemeliharaan alat dengan melakukan inspeksi teknis dan pengecekan fungsi mekanis secara menyeluruh pada peralatan Posyandu, seperti timbangan dacin, timbangan digital, serta alat pengukur tinggi dan panjang badan. Pengecekan ini sangat penting untuk memastikan kelayakan pakai dan keakuratan setiap alat ukur yang digunakan oleh kader. Guna memaksimalkan fungsi alat, tim juga melakukan tindakan perawatan preventif yaitu pembersihan dan pengecekan alat. Langkah perawatan ini bertujuan untuk mencegah kerusakan alat yang lebih parah sekaligus memperpanjang masa pakai dari peralatan Posyandu tersebut.
14 Juli 2026
Website ini dikembangkan untuk memudahkan warga dan masyarakat umum mengakses informasi seputar Desa Pranggong.